Sosialisasi Hidroponik Apung
| Sosialisasi Hidroponik Apung di salah satu rumah warga desa Kudap, Kecamatan Tasik Putri Puyu (03/08/2019) |
Sosialisasi hidroponik apung adalah kegiatan pembelajaran dan praktek dengan menyampaikan materi-materi tentang hidroponik apung dan diskusi seputar teknik hidroponik apung. kegiatan yang diadakan pada hari Sabtu, 03 Agustus 2019 ini dibuat sebagai salah satu program kerja mahasiswa Kukerta UNRI dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat desa Kudap tentang inovasi dalam pertanian dengan teknik hidroponik. Kebutuhan akan hasil yang didapatkan dari sektor pertanian merupakan hal yang cukup penting dalam memenuhi kebutuhan di Desa Kudap yang merupakan Desa yang berbentuk kepulauan atau dalam kata lain dikelilingi oleh perairan. Oleh sebab itu, maka sistem pertanian dengan cara hidroponik apung merupakan salah satu alternatif teknologi yang dapat digunakan, karena hidroponik apung dapat dilakukan dengan lahan yang sempit mengingat tanah yang berada di Desa Kudap ini adalah tanah gambut yang merupakan lahan sub-optimal.
Adapun kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu:
Pertama, dengan memberikan materi sosialisasi. Dalam hal ini penyuluh memberikan materi-materi sosialisasi seputar hidroponik apung seperti pengertian hidroponik, keuntungan hidroponik, jenis tanaman yang dibudidaykan, tahap-tahap budidaya hidroponik, dan jenis-jenis hidroponik.
Kedua, dengan memberikan contoh-contoh hdiroponik dengan menampilkan foto-foto kepada peserta. Dalam hal ini penyuluh ingin peserta lebih memahami materi yang disampaikan dari gambar yang di tampilkan.
Ketiga, tanya-jawab, dimana penyuluh memberikan kesempatan kepada ibu-ibu PKK untuk menanyakan mengenai hal-hal yang perlu didiskusikan dan berbarengan dengan adanya kegiatan pembuatan instrumen hidropnik apung dibantu oleh ibu-ibu PKK.
Keempat, menarik kesimpulan
Output dalam kegiatan sosialisasi hidroponik apung terdiri atas dua aspek yaitu: pertama, sasaran dari kegiatan sosialisasi ini adalah ibu-ibu PKK di Desa Kudap. Kedua, hasil yang telah tercapai dari kegiatan sosialisasi adalah ibu-ibu PKK yang mengikuti sosialisasi memahami materi-materi yang disampaikan oleh penyuluh dan kiranya dapat memacu semangat ibu-ibu dalam bertani.
Outcome jangka pendek dari sosialisasi ini yang pertama, timbulnya kesadaran dari peserta sosialisasi untuk melakukan budidaya secara hidroponik. Kedua, menambah pengetahuan ibu-ibu PKK tentang hidroponik apung, tahap-tahapnya, jenis tanaman yang ditanam, keuntungan dan jenis-jenis hidropnik itu sendiri.
Sedangkan outcome jangka panjangnya adalah ibu-ibu PKK peserta sosialisasi hidroponik apung dapat menerapkan/praktek di rumahnya sendiri ataupun di kehidupan sehari-hari dengan mengaplikasikan budidaya hidropnik sesuai yang disosialisasikan.
Komentar
Posting Komentar